Banyak orang yang berpendapat bahwa the winner atau pemenang ialah orang yang mampu mengalahkan orang lain. Namun sesungguhnya The Winner ialah orang yang menang terhadap cita-cita hidupnya dan setia terhadap cita-cita tersebut. Untuk menjadi seorang the winner kita harus terus fight dengan seluruh hidup kita. Ini bisa dilakukan dengan menaikkan treshold atau ambang dengan terus berlatih. Sebagai ilustrasi seorang pelari yang terbiasa lari selama 5 km tentunya tidak akan kesulitan jika diminta berlari sebanyak 2 km. Namun jika diminta untuk berlari sejauh 10 km tentunya akan sangat sulit. Demikian juga dengan hidup kita, kita harus berlatih untuk berlari sejauh-jauhnya sehingga ketika menghadapi kesulitan kita tidak akan terjebak dalam kesulitan tersebut. Upaya menaikkan treshold ini disebut sebagai levelling up.
Seorang the winner memiliki karakter sbb:
1. close to God (dekat dengan Tuhan)
2. learner (pembelajar)
3. never give up (pantang menyerah)
4. never complaint (tidak pernah komplain)
5. motivator (penyemangat bagi orang lain)
6. be happy (bahagia)
Sebagai ilustrasi tentang the winner dapat digambarkan dalam cerita berikut. Dalam perlombaan lari ada seorang pelari yang berlari dengan sekuat tenaga, namun ketika mendekati garis finish, ia menoleh ke belakang dan melihat lawannya tertinggal jauh di belakang. Saat itu juga ia berhenti berlari dan berjalan kaki menuju garis finish. Para penonton berteriak “ayo lari jangan jalan!!!” namun ia tidak mempedulikannya karena merasa dirinya pasti menang. Dengan sombongnya ia berkata aku pasti menang, mengapa harus berlari…. Dan memang, akhirnya ia menjadi juara 1. Namun sikapnya bukan menunjukkan sikap the winner. Ia adalah the loser. Mengapa demikian? Itu kan pertandingan lari, seharusnya semua pesertanya berlari bukan berjalan. Demikian juga dengan lawannya. Ketika tahu dirinya tertinggal lantas ia putus asa dan tidak melanjutkan berlari karena menganggap dirinya akan kalah. Ini juga bukanlah sikap seorang the winner. Sebagai seorang winner seharusnya ia tetap berlari tidak peduli menang maupun kalah. Demikian juga dalam menjalani hidup, kita harus tetap berlari dan tetap waspada dalam setiap perbuatan kita.
Semoga cerita di atas dapat memberikan ilustrasi tentang the winner, dan semoga kita semua bisa menjadi seorang the winner dan memiliki kualitas hidup yang baik.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar